Showing posts with label Analisis-Lirik. Show all posts
Showing posts with label Analisis-Lirik. Show all posts

Lirik Ruang Sendiri karya Tulus & Teori Pembelajaran

Saya salah satu penyuka lagu-lagu Tulus. Liriknya sederhana, melodinya juga. Suaranya yang khas ditambah cara menyanyi yang memikat membuat lagu-lagunya nempel dan melengket di otak. Lagu berjudul "Ruang Sendiri" adalah salah satu favorit saya. Ternyata, lagu ini erat kaitannya dengan teori pembelajaran.

Sebelum kita bahas, yuk simak lirik lengkapnya di bawah:

Lirik Ruang Sendiri

Beri aku kesempatan untuk bisa merindukanmu
Jangan datang terus
Beri juga aku ruang bebas dan sendiri
Jangan ada terus

Aku butuh tahu seberapa kubutuh kamu
Percayalah rindu itu baik untuk kita

Pagi melihatmu menjelang siang kau tahu
Aku ada di mana sore nanti
Tak pernah sekali pun ada malam yang dingin
Hingga aku lupa rasanya sepi
Tak lagi sepi bisa kuhargai

Baik buruk perubahanku tak akan kau sadari
Kita berevolusi
Bila kita ingin tahu seberapa besar rasa yang kita punya
Kita butuh ruang

Pagi melihatmu menjelang siang kau tahu
Aku ada di mana sore nanti
Tak pernah sekali pun ada malam yang dingin
Hingga aku lupa rasanya sepi
Tak lagi sepi bisa kuhargai

Kita tetap butuh ruang sendiri-sendiri
Untuk tetap menghargai rasanya sepi

Pagi melihatmu menjelang siang kau tahu
Aku ada di mana sore nanti
Tak pernah sekali pun ada malam yang dingin
Hingga aku lupa rasanya sepi
Tak lagi sepi bisa kuhargai
Tak lagi sepi bisa kuhargai
picture courtesy of youtube Tulus channel

Kaitan dengan Teori Pembelajaran

Lalu apa kaitan antara lirik lagu ini dengan teori pembelajaran? Baik urusan asmara maupun urusan pembelajaran sama-sama melibatkan pengulangan. Meskipun pengulangan menjadi ruh pembelajaran dan asmara, ada banyak juga dampaknya. Salah satunya adalah kebosanan karena beberapa hal terus saja berulang dan diulang.

Salah satu cara untuk mengatasi kebosanan dan kejenuhan dalam keduanya adalah jeda (pernah saya tulis di sini Pengulangan #3: Otak pun Butuh Jeda). Bila dipikir-pikir, jeda ini sama dengan "Ruang Sendiri". Ruang sendiri adalah ruang bebas ketika seseorang sendirian menikmati dan menghargai rasa sepi. Rasa sepi dan sendiri memungkinkan tumbuhnya rasa rindu, yang baik untuk mempertahankan hasrat dan desir dalam hubungan. Ruang sendiri menjadi prasyarat penting agar semua rasa dapat diresapi. Dengan jeda, rasa rindu dan cinta tumbuh di dalam hati seseorang, dengan caranya sendiri-sendiri.

Demikian juga dalam pembelajaran. Perlu ada waktu agar otak bisa melakukan pemrosesan informasi. Proses koginitif ini disebut asimilasi dan akomodasi dalam teori behaviorisme. Asimilasi adalah proses kognitif ketika seseorang mengintegrasikan informasi baru ke dalam konsep/skema yang sudah ada. Akomodasi adalah proses kognitif ketika seseorang membentuk skema baru atau mengubah konsep/skema lama agar sesuai dengan rangsangan baru. Nah, di sinilah jeda itu diperlukan, yaitu agar proses ini bisa benar-benar terjadi dan efektif.

Asyik juga, kan? Lirik Ruang Sepi dan Teori Pembelajaran ternyata memiliki benang serupa, yaitu pengulangan dan jeda. 

So, jangan pernah cemas terhadap jeda. Sebab berkat JEDA, kita bisa melihat makna.

My Favorite Things – Terjemahan dan Analisisnya

Saya pertama kali mendengar lagu ini dari Joey Alexander si pianis Jazz kebanggaan Indonesia yang berduet dengan Kelsea Balserini. Coba cek di youtube. Liriknya sederhana, melodinya juga. Namun entah mengapa, lirik lagu ini nempel. Lengket.

Yuk kita lihat lirik dan terjemahan lagu My Favorite Things

Raindrops on roses and whiskers on kittens,
Beautiful rainbows and warm woolen mittens,
brown paper packages tied up with strings,
these are a few of my favorite things.
Tetes hujan di atas bunga mawar dan kumis anak kucing,
pelangi indah dan sarung tangan wol hangat,
bungkusan kertas cokelat yang diikat dengan tali,
itulah beberapa hal favoritku.
 
Cream colored ponies and crisp apple strudels,
door bells and sleigh bells and schnitzel with noodles.
Wild geese that fly with the moon on their wings.
these are a few of my favorite things.
Kuda poni berwarna krem dan strudel apel renyah,
bel pintu dan bel kereta luncur dan daging dengan mi.
Angsa liar yang terbang bersama rembulan di sayapnya.
itulah beberapa hal favoritku.
 
Girls in a white dresses with blue satin sashes,
snowflakes that stay on my nose and eyelashes,
silver white winters that melt into springs,
these are a few of my favorite things.
Gadis bergaun putih berselempang kain satin biru,
kepingan salju yang hinggap di hidung dan bulu mata
musim dingin putih keperakan yang meleleh jadi musim semi,
itulah beberapa hal favoritku.
 
When the dog bites, when the bee stings,
when I'm feeling sad,
I simply remember my favorite things,
and then I don't feel so bad.
Saat anjing menggigit, saat lebah menyengat
saat aku merasa sedih,
Cukup kuingat beberapa hal favoritku,
lalu aku tidak merasa seterpuruk itu.
 
Raindrops on roses and whiskers on kittens,
Beautiful rainbows and warm woolen mittens,
brown paper packages tied up with strings,
these are a few of my favorite things.
Tetes hujan di atas bunga mawar dan kumis anak kucing,
Pelangi indah dan sarung tangan wol hangat,
bungkusan kertas cokelat yang diikat dengan tali,
Itulah beberapa hal favoritku.
 
Cream colored ponies and crisp apple strudels,
door bells and sleigh bells and schnitzel with noodles.
Wild geese that fly with the moon on their wings.
these are a few of my favorite things.
Kuda poni berwarna krem dan strudel apel renyah,
bel pintu dan bel kereta luncur dan daging dengan mi.
Angsa liar yang terbang bersama rembulan di sayapnya.
Itulah beberapa hal favoritku.
 
Girls in a white dresses with blue satin sashes,
snowflakes that stay on my nose and eyelashes,
silver white winters that melt into springs,
these are a few of my favorite things.
Gadis bergaun putih berselempang kain satin biru,
kepingan salju yang hinggap di hidung dan bulu mata
musim dingin putih keperakan yang meleleh jadi musim semi,
Itulah beberapa hal favoritku.
 
When the dog bites, when the bee stings,
when I'm feeling sad,
I simply remember my favorite things,
and then I don't feel so bad.
Saat anjing menggigit, saat lebah menyengat
saat aku merasa sedih,
Cukup kuingat beberapa hal favoritku,
lalu aku tidak merasa seterpuruk itu.

Dan analisis lagu My Favorite Things gimana sih

Lagu ini asalnya dari drama musikal The Sound of Music. Lagu ini kemudian disadur oleh musisi Jazz kenamaan John Coltrane, melodinya dipakai oleh Ariana Grande di lagu hit 7 Rings, dan bahkan dijadikan judul album Jazz oleh pianis berbakat Joy Alexander. 

Liriknya mengacu pada hal-hal yang disukai oleh Maria sang penyanyi dalam drama musikal tersebut. "Tetes hujan di atas bunga mawar dan kumis anak kucing, pelangi indah dan sarung tangan wol hangat" selalu diingat-ingat lagi oleh si Maria setiap kali dia merasa terpuruk, entah karena rasa sakit, kesedihan, ketakutan, atau penyesalan seperti disebutkan dalam lirik "Saat anjing menggigit, saat lebah menyengat - saat aku merasa sedih."

Keindahan lirik dan kesederhanaan melodi dan lirik mengingatkan saya pada salah satu tulisan lawas tentang Hope dan Expecto. Saat dementor datang, Harry Potter mengingat kasih sayang orang tua dan mengucap "Expecto Patronum" lalu mengibaskan tongkat sihir. Setelah itu, lenyap semua rasa sedih, rasa menyesal, dan keterpurukan yang disimbolkan oleh Dementor.

Kita tak sesakti Harry Potter, tapi kita punya dan selalu punya kasih orang tua, orang-orang terdekat, dan rahmat Tuhan pencipta semesta... 


Arti Lirik Lagu Tears in Heaven by Eric Clapton, serta Ceritanya

Salah satu lagu tentang ayah dan anak adalah father and son yang dinyanyikan oleh Cat Stevens alias Yusuf Islam.

Ada satu lagi lagu ayah dan anak yang cukup legendaris dan klasik. Ya, lagu itu adalah Tears in Heaven yang dinyanyikan sekaligus diciptakan oleh Eric Clapton bersama Will Jennings.

Sebelum kita bahas sejarahnya, baiknya kita lihat lirik dan terjemahannya di bawah ini. 

Would you know my name
Akankah kau kenali namaku
If I saw you in heaven?
Jika kujumpai kau di surga?
Would you feel the same
Akankah perasaanmu sama
If I saw you in heaven?
Jika kujumpai kau di surga?
I must be strong and carry on
Aku harus tegar dan bertahan
’cause I know I don’t belong here in heaven...
Karena kutahu surga bukan tempatku...
 
Would you hold my hand
Akankah kau genggam tanganku
If I saw you in heaven?
Jika kujumpai kau di surga?
Would you help me stand
Akankah kau bantu aku berdiri
If I saw you in heaven?
Jika kujumpai kau di surga?
I’ll find my way through night and day
Kan kutemukan jalan tuk lewati siang dan malam
’cause I know I just can’t stay here in heaven...
Karna kutahu aku tak bisa tinggal di sini, di surga...
 
Time can bring you down, time can bend your knees
Waktu bisa meruntuhkanmu, waktu membuatmu bertekuk lutut
Time can break your heart, have you begging please...begging please
Waktu bisa patahkan hatimu, memaksamu memohon-mohon
 
Beyond the door there’s peace I’m sure
Di luar pintu kuyakin ada kedamaian
And I know there’ll be no more tears in heaven...
Dan kutahu takkan ada lagi air mata di surga...
 
Would you know my name
Akankah kau kenali namaku
If I saw you in heaven?
Jika kujumpai kau di surga?
Would you feel the same
Akankah perasaanmu sama?
If I saw you in heaven?
Jika kujumpai kau di surga?
I must be strong and carry on
Aku harus tegar dan bertahan
’cause I know I don’t belong here in heaven...
Karena kutahu surga bukan tempatku...

Sebagaimana dilansir wikipedia, lagu ini diciptakan oleh Eric menyusul dua kejadian tragis, yaitu meninggalnya sang manajer Stevie Ray Vaughan setelah kecelakaan helikopter dan meninggalnya sang buah hati, Conor Clapton yang jatuh dari jendela apartemen lantai 53 di New York.

Dua kondisi tadi membuat Eric menyepi dan merenung. Setelah selesai dalam periode berkabung, beliau menulis lagu untuk soundtrack film Rush (1991). Lalu ditulislah lagu ini bersama Will Jennings tadi itu. Lagu ini sukses di Amerika dan Kanada, Eropa, serta Asia dan Amerika Selatan.

Menurut Eric dalam penjelasan di Wikipedia, lagu ini menjadi salah satu alat baginya untuk menyembuhkan diri. So, menulis lagu dan menyanyikannya menjadi suatu terapi yang berguna untuk menghilangkan trauma yang bersemayam di dalam dada. Meskipun sangat personal, lagu ini berhasil menyentuh hati banyak orang sehingga sukses mencatatkan berbagai pencapaian.

Lagu ini sebenarnya bersifat imajinatif dan reflektif tentang seorang ayah yang mengunjungi anaknya di surga. Sang ayah lalu bertanya apakah kau akan tetap mengenalku? Apakah perasaanmu sama?
Eric Clapton - Courtesy: Youtube

Sang ayah lalu menyatakan bahwa bagaimana pun dia harus tetap tegar dan move on. Beranjak dari kesedihan sebab dia tahu sang anak sudah bahagia di surga. Memang waktu bisa membuat seseorang kecewa, bertekuk lutut, atau patah hati. Tapi dia tahu bahwa di balik itu semua akan ada kedamaian. Akan ada kerelaan.

Lagu ini mengingatku pada sebuah puisi atau kidung tentang kematian yang diciptakan oleh Imam Syafiie. Saduran puisinya di bawah ini:

saat aku mati 
saat kerandaku
dipapah keluar
kau jangan pernah berpikir 
aku merindukan dunia

jangan menangis
jangan ratapi atau
menyesali
aku tidak sedang jatuh
ke dalam jurang curam

saat kau lihat
jenazahku ditandu
jangan tangisi kepergianku
aku tidak pergi
tapi justru tiba di keabadian cinta

saat kau tinggalkan aku sendiri
di pusara
jangan ucapkan selamat tinggal
ingatlah bahwa makam
hanya seutas tirai
di baliknya tersibak surga

kau hanya akan melihat
aku diturunkan ke liang lahat
lihatlah sekarang aku bangkit
bagaimana bisa ada akhir
saat matahari terbenam atau
bulan menuju peraduan

sepertinya dunia tamat
seakan-akan matahari lenyap
tetapi itu hanya awal dari fajar 
saat kuburan menghimpit 
saat itulah jiwamu terbebaskan

pernahkah kau lihat 
benih jatuh ke tanah
lalu tidak membawa kehidupan baru
mengapa kau ragu
pada sebulir benih bernama manusia itu

pernahkah kau lihat 
timba diturunkan ke sumur 
terkerek dalam kondisi kosong?
lalu mengapa kau ratapi jiwa
saat dia bisa kembali
seperti Yusuf keluar dari sumur?

Saat terakhir kali
kau menutup mulutmu
kata dan jiwa
akan menjadi milik dunia 
tanpa dimensi ruang dan waktu    

Lagu Eric Clapton sejalan dengan puisi ini. Bahwa kita semestinya tidak boleh terlalu larut dalam kesedihan dan menangisi kematian begitu dalam. Sebab, orang yang meninggal sejatinya lebih bahagia di surga sana. Senyumnya lebih merekah. Tangis tak lagi ada.

Lagu ini seperti halnya kidung kematian di atas mengajarkan bahwa kadang kita tidak boleh terlalu sedih karena bisa jadi orang yang kita tangisi sedang tertawa senang dan bahagia di alam sana. Bayangkan, kita sedih atas kebahagiaan orang, sedikit tragis juga, bukan?

Arti Lirik Lagu Father & Son oleh Cat Stevens, Boyzone, Ronan Keating serta Analisisnya

Arti Lirik Lagu Father & Son oleh Cat Stevens, Boyzone, Ronan Keating serta Analisisnya


Kukira lagu ini bercerita secara monolog. Si ayah menyanyikan lagu untuk anaknya. Tentang prinsip hidup. Tentang tidak terlalu buru-buru. Tentang tidak menuruti hasrat darah muda yang biasanya menggebu-gebu.

Aku salah. 

Salah besar. Lagu ini berisi percakapan ayah dan anak. Ayah dan anak saja, meskipun ada tiga pronomina yang digunakan "I" si ayah, "you" si anak, dan "he" si ayah karena si anak tak berani memanggil ayahnya dengan "you".

Konon lagu ini ditulis pada saat perang Vietnam vs Amerika sedang hebat-hebatnya. Banyak anak yang minta izin kepada orang tua untuk menjadi tentara, tetapi banyak orang tua yang melarang. Dan lagu ini merangkumnya begitu indah.

Yuk, kita baca saja lirik lagu Father and Son, serta terjemahannya di bawah ini.

It's not time to make a change
Bukan saatnya berubah
Just relax, take it easy
Santai saja, nikmatilah
You're still young, that's your fault
Kau masih muda, itu saja salahmu
There's so much you have to know
Ada banyak yang harus kau tahu
Find a girl, settle down
Temukanlah seorang gadis, tinggallah
If you want you can marry
Jika kau mau kau boleh menikah
Look at me, I am old
Lihatlah aku, aku tua
But I'm happy
Tapi aku bahagia

I was once like you are now
Aku dulu pernah sepertimu saat ini
And I know that it's not easy
Dan memang tak mudah
To be calm when you've found
Untuk tenang saat kau temukan
Something going on
Ada yang terjadi
But take your time, think a lot
Tapi santai saja, berpikirlah terus
Think of everything you've got
Pikirkan segala yang kau punya
For you will still be here tomorrow
Karena kau kan tetap di sini esok hari
But your dreams may not
Tapi mimpimu mungkin takkan ada

How can I try to explain
Bagaimana mungkin kucoba jelaskan
When I do he turns away again
Saat kulakukan, dia berpaling lagi
And it's always been the same
Dan selalu saja begitu
Same old story
Kisah usang yang sama
From the moment I could talk
Dari saat aku bisa bicara
I was ordered to listen
Aku disuruh untuk mendengar
Now there's a way and I know
Kini ada jalan dan kutahu
That I have to go away
Bahwa aku harus pergi
I know I have to go
Kutahu aku harus pergi

I was once like you are now
Aku dulu pernah sepertimu saat ini
And I know that it's not easy
Dan aku tahu memang tak mudah
To be calm when you've found
Untuk bersikap tenang saat kau temukan
Something going on
Sesuatu terjadi
But take your time, think a lot
Tapi santai saja, berpikirlah terus
Think of everything you've got
Pikirkan segala yang kau punya
For you will still be here tomorrow
Karena kau kan tetap di sini esok hari
But your dreams may not
Tapi mimpimu mungkin takkan ada

All the times that I've cried
Semua waktuku menangis
Keeping all the things I know inside
Menyimpan semua yang kutahu di dalam hati
And it's hard, but it's harder
Dan memang sulit, tapi lebih sulit
To ignore it
Tuk mengabaikannya
If they were right I'd agree
Jika mereka benar, aku kan setuju
But it's them they know, not me
Tapi hanya kenal diri mereka, bukan diriku
Now there's a way and I know
Kini ada jalan dan aku tahu
That I have to go away
Bahwa aku harus pergi
I know I have to go
Kutahu aku harus pergi

Itu dia terjemahan lagu Father and Son-nya.

BAGUS kan terjemahannya? Eh isinya (hehe).


Pesan Parenting

Lagu ini bercerita tentang ayah yang konservatif. Dalam bahasa kekiniannya, ayah yang kolot. Dia ingin anaknya ikut jejaknya saja. Tidak perlu aneh-aneh. Itu bisa kita saksikan di larik pertama.

It's not time to make a change
Bukan saatnya berubah
Just relax, take it easy
Santai saja, nikmatilah
You're still young, that's your fault
Kau masih muda, itu saja salahmu
There's so much you have to know
Ada banyak yang harus kau tahu
Find a girl, settle down
Temukanlah seorang gadis, tinggallah
If you want you can marry
Jika kau mau kau boleh menikah
Look at me, I am old
Lihatlah aku, aku tua
But I'm happy
Tapi aku bahagia

Bila saya bahasakan dengan sederhana, kira-kira begini isinya.

"Nggak usah berubah nak. Santai saja. Nikmati yang ada. Kamu itu masih muda. Masih banyak yang perlu kau pelajari. Nanti, cari gadis cantik, lalu menikahlah. Aku dulu ya begitu. Lalu lihat aku sekarang "Tua memang, tapi bahagia".

Si ayah lantas melanjutkan nasihatnya di bait kedua.

I was once like you are now
Aku dulu pernah sepertimu saat ini
And I know that it's not easy
Dan memang tak mudah
To be calm when you've found
Untuk tenang saat kau temukan
Something going on
Ada yang terjadi
But take your time, think a lot
Tapi santai saja, berpikirlah terus
Think of everything you've got
Pikirkan segala yang kau punya
For you will still be here tomorrow
Karena kau kan tetap di sini esok hari
But your dreams may not
Tapi mimpimu mungkin takkan ada

Aku dulu seperti kamu. Tak tenang. Grusa-grusu. Santai saja, pikirkan dulu. Jangan kau perturutkan darah mudamu.

Sampai di sini si ayah terlihat bijak, tapi si anak lantas menjawab.

Ya, yah. Tapi bagaimana aku bisa menjelaskannya. Setiap kali kucoba, ayah selalu berpaling. Dari dulu aku diminta mendengar saja. Padahal, aku sudah bisa bicara. Aku sudah bisa berpikir.

Lalu dibalas oleh si ayah dengan bait kedua. Pesan yang sama. Sudah ikuti jejak ayah saja. Ayah sudah pernah mengalaminya. Buktinya, ayah bahagia sekarang.

Namun, si anak yang memiliki darah muda yang bergejolak tak bisa diam. Dia merasa mendapatkan panggilan untuk berubah. Zaman sudah berubah, dan dia juga berubah. Si anak lantas pergi mengejar keinginannya.

Sebagai seorang ayah (yang berusaha menjadi baik), ini pembelajaran penting bagi saya. Anak hidup di zamannya sendiri. Kita hanya bisa mengarahkan. Tidak bisa memaksa anak mengikuti jalan hidup kita.

Sebab, anak kita bukan milik kita. Dia adalah milik Tuhan yang dikirimkan pada zamannya sendiri, bukan zaman kita.

Lagu ini mengingatkan saya pada puisi Anakmu bukan anakmu, karya Kahlil Gibran.

Anak-anakmu bukanlah anak-anakmu
Mereka adalah anak-anak kehidupan yang rindu akan dirinya sendiri
Mereka terlahir melalui engkau tapi bukan darimu
Meskipun mereka ada bersamamu tapi mereka bukan milikmu

Pada mereka engkau dapat memberikan cintamu, tapi bukan pikiranmu
Karena mereka memiliki ikiran mereka sendiri

Engkau bisa merumahkan tubuh-tubuh tapi bukan jiwa mereka,
Karena jiwa-jiwa itu tinggal di rumah hari esok, yang tak pernah dapat engkau kunjungi meskipun dalam mimpi

Engkau bisa menjadi seperti mereka, tapi jangan coba menjadikan mereka sepertimu
Karena hidup tidak berjalan mundur dan tidak pula berada di masa lalu

Engkau adalah busur-busur tempat anak-anakmu menjadi anak-anak panah yang hidup diluncurkan

Sang pemanah telah membidik arah keabadian, dan ia meregangkanmu dengan kekuatannya sehingga anak-anak panah itu dapat meluncur dengan cepat dan jauh

Jadikanlah tarikan tangan sang pemanah itu sebagai kegembiraan
Sebab ketika ia mencintai anak-anak panah yang terbang, maka ia juga mencintai busur yang telah diluncurkannya dengan sepenuh kekuatan.

Makjleb bukan?

"Cintailah anak seperti cinta busur pada anak panah yang membuatnya melesat"


Untuk lagu serupa, klik Tears in Heaven oleh Eric Clapton.

I believe I can fly oleh R. Kelly, Terjemahan serta Analisisnya

I believe I can fly oleh R. Kelly, Terjemahan serta Analisisnya


Sebagai orang yang dilahirkan dengan bakat apatis dan pesimis yang tinggi, tak banyak yang kuharapkan. Saat ditanya cita-cita, aku hanya tersenyum. Kecut. Saat teman-teman bercerita tentang keinginannya menjadi pilot, tentara, dokter, guru, atau segenap profesi lain, aku hanya tertawa sinis. Padahal, aku sendiri tak punya cita-cita. Tak punya mimpi.

Beranjak dewasa, bakat itu belum hilang. Malah makin menjadi. Bedanya, ada satu pelajaran yang menarik minatku saat SMA, yaitu Bahasa Inggris. Gurunya tak enak. Tak juga menginspirasi. Entahlah, serasa ada bagian dari diri yang terpanggil.

Selain lagu-lagu Westlife (I have a dream) yang saat itu populer, lirik lagu I believe I can fly yang dinyanyikan R. Kelly berikut adalah salah satu favorit. Lagu yang pada akhirnya mengilhamiku bahwa sejatinya aku bisa meraih mimpi.

Yuk, kita baca terjemahannya di bawah ini.

I believe I can fly - R. Kelly


I used to think that I could not go on
Aku sempat mengira tak dapat bertahan
And life was nothing but an awful song
Dan hidup sekadar lagu mengerikan
But now I know the meanin' of true love
Namun kutahu kini arti cinta sejati
I'm leanin' on the everlasting arms
Aku bersandar pada lengan abadi

If I can see it then I can do it
Jika bisa kulihat, bisa kulakukan
If I just believe it, there's nothing to it
Jika kuyakini itu, tak ada yang menghalanginya

I believe I can fly
Aku yakin mampu terbang
I believe I can touch the sky
Aku yakin mampu menyentuh langit
I think about it every night and day
Kupikirkan itu siang malam
Spread my wings and fly away
Membentangkan sayap dan terbang
I believe I can soar
Aku yakin mampu mengangkasa
I see me running through that open door
Kulihat diriku melewati pintu yang terbuka itu
I believe I can fly, I believe I can fly
Aku yakin mampu terbang, aku yakin mampu terbang
I believe I can fly
Aku yakin mampu terbang

See I was on the verge of breakin' down
Kulihat diriku di ambang kehancuran
Sometimes silence can seem so loud
Kadang keheningan terdengar begitu lantang
There are miracles in life I must achieve
Banyak keajaiban dalam hidup yang harus kucapai
But first I know it starts inside of me oh
Namun kutahu semua bermula di dalam diriku
If I can see it then I can do it
Jika bisa kulihat, bisa kulakukan
If I just believe it, there's nothing to it
Jika kuyakini, tak ada yang menghalanginya


I believe I can fly
Aku yakin mampu terbang
I believe I can touch the sky
Aku yakin mampu menyentuh langit
I think about it every night and day
Kupikirkan itu siang malam
Spread my wings and fly away
Membentangkan sayap dan terbang
I believe I can soar
Aku yakin mampu mengangkasa
I see me running through that open door
Kulihat diriku melewati pintu yang terbuka itu
I believe I can fly, I believe I can fly
Aku yakin mampu terbang, aku yakin mampu terbang
I believe I can fly
Aku yakin mampu terbang

Hey 'cuz I believe in me
Hey karena kuyakin pada diri sendiri
If I can see it then I can do it
Jika bisa kulihat, bisa kulakukan
If I just believe it, there's nothing to it
Jika kuyakini, tak ada yang menghalanginya

I believe I can fly
Aku yakin mampu terbang
I believe I can touch the sky
Aku yakin mampu menyentuh langit
I think about it every night and day
Kupikirkan itu siang malam
Spread my wings and fly away
Membentangkan sayap dan terbang
I believe I can soar
Aku yakin mampu mengangkasa
I see me running through that open door
Kulihat diriku melewati pintu yang terbuka itu
I believe I can fly, I believe I can fly
Aku yakin mampu terbang, aku yakin mampu terbang
I believe I can fly
Aku yakin mampu terbang

Hey if I just spread my wings
Hey jika kubentangkan sayap
I can fly
Aku mampu terbang
I can fly
Aku mampu terbang
I can fly, hey
Aku mampu terbang, hey
If I just spread my wings
Tinggal kubentangkan sayapku
I can fly
Aku mampu terbang
Fly eye, eye
Terbang...

Lagu di atas menurutku mirip dengan puisi Hope Karya Emily Dickinson. Sama-sama bercerita tentang harapan dan keyakinan.

Namun, tentu keyakinan, harapan, dan keajaiban itu bukan sesuatu yang datang langsung. Turun tiba-tiba. Dia harus terus diusahakan. Dalam bahasa lagu ini, kata-kata berusaha itu diibaratkan dengan “spread my wings” atau “bentangkan sayapku”.

Selain itu, lirik lagu ini juga mengajarkan hal yang penting tentang menggapai mimpi, yaitu visualisasi. Visualisasi adalah proses membayangkan atau memvisualisasikan sesuatu seakan-akan hal itu benar-benar terjadi. Contohnya, kita memvisualisasikan diri kita naik panggung untuk wisuda program Doktor misalnya. Cara ini konon dapat digunakan untuk meneguhkan hati kita.

Sudah tahu kalimat atau baris yang mana?

I see me running through that open door
Kulihat diriku melewati pintu yang terbuka itu

Ya, itulah visualisasi. Membayangkan diri kita di masa depan seperti apa.


Sekian celoteh siangku tentang lagu motivasi I believe I can fly oleh R. Kelly ini.